Jumat, 17 Agustus 2018

              Kehilangan seorang ayah





Banyak sekali hal yang Berubah Padaku Setelah ayah ku tiada
Namaku Nurul yahya fuziawati
Atau sering di panggil Nuy aku adalah anak pertama dan aku mempunyai 1 adik perempuan
Setiap orang pasti tidak pernah siap menghadapi keadaan ketika tiba waktunya orangtua tiada. Apalagi jika kamu sangat dekat dengan keduanya, Ayah dan Ibu.  Saat Kehilangan salah satu dari mereka adalah sebuah tamparan besar yang harus saya hadapi.


Ini adalah sebuah kisah tentang saya  yang sangat terpukul dan merasa sedih ketika ayah meninggal



Aku kehilangan ayahku sudah 5 tahun ayah yang meninggal tiba-tiba dan sangat tidak terduga,  Ibuku adalah satu-satunya orang yang pal mengajariku apa itu rasa kemanusiaan, empati dan kemurahan hati. Sedangkan Ayahku adalah tipe realis sarkastis di rumah, namun dia adalah satu-satunya orang yang paling pemaaf yang pernah aku temui.

Jadi ketika aku kehilangan ayah aku sangat sedih dan sering menangis. Duka berlangsung sepanjang hari dan aku tidak pernah siap kehilangan mereka. Banyak hal berubah padaku, seperti 11 hal berikut ini.

1. Ponselku tidak pernah berada jauh dariku saat aku tidur. Aku masih berharap bahwa suatu hari aku bisa mendengar suara ayah lagi karena aku sangat merindukannya.



2. Tidak bisa dipungkiri, aku sangat memikirkan kepergian ayahku Dan hal itu membuatku sakit secara fisik selama enam bulan setelah dia meninggal.



3. Kepergian Ayah  sungguh membuatku sedih. Beban pikiran yang aku pikul sangat besar, tapi aku mengerti mengapa saat ini Tuhan sudah memanggil Ayah kembali. Hal itu membuat aku lebih kuat sebagai pribadi, sehingga untuk itu aku bersyukur.



4. Sejujurnya aku marah mengingat bahwa kelak anak-anakku tidak bisa melihat kakek mereka.



5. Aku tidak bisa memutar waktu dan meminta kepada Tuhan agar Ayah  kembali hidup. Bahwa Tuhan pasti memiliki rencana dibalik takdir-Nya. Seperti seharusnya akan lebih mudah bagiku tegar menjalani kehidupan tanpa ayah dengan kenangan yang tidak terlalu banyak.



6. Jangan pernah mengeluh tentang orang tuamu. Manfaatkan waktu yang berharga dengan membahagiakan mereka di kehidupan yang singkat ini. Karena kita tidak pernah tahu kapan orangtua tiada.



7. Tahukah rasanya kehilangan ayah Rasanya seperti menjadi ‘janda’ dimana kamu tidak pernah menginginkannya. Aku harus kemana agar tidak berada dalam keadaan seperti ini?
8. Selalu ada teman yang datang dan mendengar cerita-ceritaku, namun mereka tidak benar-benar memahami apa yang terjadi dengan diriku. Mereka hanya pendengar setia, dan aku tidak tahu cara lain bagaimana menjelaskan apa yang sebenarnya ada dalam hatiku.



9. Kehidupanku tidak pergi. Hanya manusianya saja yang menghilang, Ayah . Mungkin saat ini aku merasa sangat sedih, tapi kehidupan tetap harus dijalani kan?

10. Jika ada teman, atau orang asing yang sedang bersama Ayah mereka, kadang-kadang rasanya aku seperti cemburu. Iri karena aku tidak bisa merasakan momen itu lagi bersama orang tua. Kenangan itu tidak akan pernah terjadi lagi dan rasanya tidak pernah sama lagi.

Di sinilah aku saat ini, kemudian. Kepergian Ayah  selamanya mengubah bagaimana aku melihat dunia. Aku jadi tahu kenangan apa yang harus aku tinggalkan nanti bila aku tiada dan itu akan berarti bagi anak-anakku kelak. Anak-anakku berhak mengetahui betapa mereka sangat dicintai ketika aku pergi.

11.aku harus bisa mencari rezeki sendiri karena aku adalah anak yang paling besar dan tidak mau membebankan kepada ibuku 😞😞

Kehilangan memang hal yang paling tidak mengenakkan, apalagi menghadapi kenyataan orangtua tiada.

 Bagaimana menurutmu ?  Semoga kisah ini menginspirasimu ya!
Dan bagi kalian yang masih ada orang tua jangan lah kalian melawan bahkan bikin sakit hati mereka sebab kehilangan salah satu dari mereka sudah terasakan oleh ku begitu amat pedih menghadapi kenyataan


Smoga bermanfaat
Asalammualaikum bantu komen ya 😊😊🙏🙏